Latest Posts
Empat grup rookie yang debut di tahun 2014, WINNER, GOT7, Red Velvet dan Lovelyz melakukan kolaborasi di panggung 'SBS Gayo Daejun 2014'.
Perhelatan festival musik akbar di Korea bertajuk 'SBS Gayo Daejun 2014' telah dimulai. Dalam acara ini, terdapat penampilan spesial dari berbagai idol. Sebelumnya juga telah diungkapkan bahwa acara ini akan dibawakan oleh sub-unit Lucky Boys yang terdiri dari Nichkhun 2PM, Yonghwa CNBLUE, L INFINITE, Baro B1A4 dan Mino WINNER.
'SBS Gayo Daejun 2014' dibuka dengan penampilan dari Lucky Boys. Setelah kelima anggota grup idol tersebut tampil, penampilan dilanjutkan dengan segmen 'Super 1: Strong Babies'. Di segmen pertama ini merupakan penampilan dari grup idol rookie yang terdiri dari WINNER, GOT7, Red Velvet Lovelyz. Uniknya, keempat grup tersebut merupakan perwakilan dari agensi-agensi besar di Korea, yakni YG Entertainment, JYP Entertainment, SM Entertainment dan Woollim Entertainment.
Masing-masing grup menampilkan lagu hits mereka masing-masing. Setelahnya, mereka kemudian berkolaborasi membawakan lagu hits 'Move Like Jagger' milik Maroon 5.
Setelah segmen pertama, nantinya akan ada segmen selanjutnya, hingga ke segmen puncak, Super 5. Selain keempat grup rookie diatas, acara ini juga akan dimeriahkan oleh artis-artis lainnya seperti 2NE1, G-Dragon x Taeyang, Akdong Musician, Ailee, Sung Si Kyung, 4Minute, Sunmi, Epik High, VIXX, SISTAR, AOA, Teen Top, T-Ara, A Pink, Seo Tae Ji dan masih banyak lagi.
Lihat penampilan keempat grup rookie tahun 2014 saat membawakan lagu 'Move Like Jagger' berikut ini!
Link youtube : https://www.youtube.com/watch?v=Yk2hLqKLZek

Source : kpop chart
Link : http://www.kpopchart.net/…/winner-got7-red-velvet-dan-lovel…
Menjelang debutnya bersama Lovelyz, member Seo Ji Soo terkenal skandal dimana beredar rumor di dunia maya perihal perilakunya di masa lalu. Beberapa perempuan mengaku dilecehkan secara seksual dan diancam oleh Seo Ji Soo. Pihak agensi pun mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke polisi.
Perwakilan kepolisian Mapo memberitahu perkembangan kasus ini,”Setelah penyidikan bulan lalu, kini kami telah menangkap semua yang menyebarkan rumor dan menulis di komunitas dunia maya. Kami masih belum menemukan orang yang pertama kali menyebarkan rumor, namun mereka dalam pengejaran.”
Sementara itu, Seo Ji Soo belum bisa bergabung di promosi debut bersama Lovelyz.

source : allkpop
via : koreanindo
link : http://koreanindo.net/2014/12/12/polisi-telah-menangkap-para-penyebar-rumor-seo-ji-soo-lovelyz/
Baru satu minggu sejak melakukan debut, girl grup pendatang baru Lovelyz merilis video dari balik layar pembuatan video klip lagu debut mereka, “Candy Jelly Love”, dari mini album “Girls’ Invasion”.
Dengan lagu “Candy Jelly Love” dimainkan sebagai lagu latar, terungkap sejumlah adegan yang harus diulang untuk membuat sebuah video klip yang sempurna.
Kemampuan para gadis cantik tersebut dalam bermain tenis meja juga terungkap saat para member bergantian memukul bola ping pong melewati jendela, dan tertawa saat meleset. Adegan lain yang terdapat dalam video ini antara lain para member yang melahap permen jeli dengan berbagai cara.
Lovelyz yang merupakan girl grup pertama di bawah asuhan Woollim Entertainment, dan melakukan debut resmi pada 17 November.

Source: koreaboo
Via : K-POP dan K-Drama Indonesia
Penyelidikan mengenai rumor yang menghinggapi Seo Ji Soo Lovelyz terus berlanjut karena pihak kepolisian masih belum dapat menemukan pihak yang yang pertama kali menyebarkan rumor tersebut.
Unit Kriminal Dunia Maya Kepolisian Mapo menyatakan kepada Newsen pada 24 November, “Baru-baru ini kami telah melakukan penyelidikan terhadap pihak yang dicurigai menjadi penyebar rumor tentang Seo Ji Soo di situs internet. Pihak yang menuliskan rumor mengenai Seo Ji Soo ternyata bukanlah orang pertama yang menyebarkan rumor ini. Kami masih mengejar pihak pertama yang menyebarkan rumor ini.”
Saat ini, Seo Ji Soo masih belum dapat bergabung dengan rekan satu grupnya untuk melakukan promosi, dan dugaan korban berkata bahwa ia akan menunjukkan barang bukti kepada pihak kepolisian. Hal ini semakin memberikan tanda tanya mengenai kapan kejadian ini akan berakhir.

Source : allkpop
Indotrans: anisrina
Anggota girl grup rookie Lovelyz, Jin baru-baru ini dilarikan ke rumah sakit setelah penampilannya di Music Bank kemarin 21 November 2014.
Jin dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sakit perut saat tampil di atas panggung. Dari sebelum naik panggung, rupanya Jin memang sudah merasakan sakit pada perutnya, seperti yang agensi ungkapkan, "Tepat sebelum naik ke atas panggung, Jin mengatakan bahwa ia merasa sakit pada bagian perutnya. Walau begitu, ia bersikeras untuk tetap tampil di atas panggung. Akhirnya, ia pun tetap tampil di panggung Music Bank."
Namun, saat tampil bersama anggota Lovelyz lainnya, Jin sempat menunjukkan ekspresi wajah yang sedang menahan sakit. Karena tertangkap kamera, para penggemar kemudian begitu mengkhawatirkan kondisi Jin.
Agensi kembali menambahkan, "Ia mampu menyelesaikan penampilan hingga akhir. Walau terlihat sedikit masalah di atas panggung. Jin kemudian turun dari panggung dan kembali mengeluh kesakitan. Ia akhirnya segera dibawa ke rumah sakit. Kami akan berusaha mencari tahu masalahnya melalui pemeriksaan medis."
Lovelyz merupakan girl grup rookie Woollim Entertainment yang baru saja debut. Hal ini mungkin menjadi salah satu penyebab mengapa Jin tidak mau melewatkan penampilan panggungnya, walaupun ia sedang merasa kesakitan.
Semoga lekas sembuh Jin! Lihat penampilan Lovelyz di Music Bank kemarin melalui video berikut ini!
Link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=hzfGQEh9bkQ

Source : kpopchart
Link : http://www.kpopchart.net/2014/11/jin-lovelyz-langsung-dilarikan-ke-rumah.html#ixzz3JuoVx000
Penyebar rumor mengenai kekerasan seksual yang dilakukan Seo Jisoo Lovelyz mengatakan bahwa ia akan memberikan bukti pada pihak kepolisian.
Sebelumnya, sang pelaku mengunggah informasi mengenai pasangan wanita Seo Jisoo di berbagai akun media sosial dan komunitas online dimana Seo Jisoo dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap mereka.
Terlampir adalah pernyataan resmi yang dirilis pelaku:
"Aku hanya bermaksud menceritakan kenyataan namun karena satu individu yang menyebarkan berita palsu, semua korban dianggap sebagai sekelompok pembohong. Aku merasa kalau duniaku jatuh. Satu kebohongan telah menutupi begitu banyak kenyataan.
Aku hampir saja menyerah namun aku melihat sebuah petisi dan seseorang mengatakan karena aku menghilang, semua yang kukatakan tidak benar. Aku bukanlah korban pertama namun karena aku yang mengorganisir seluruh tuduhan, aku merasa bertanggung jawab. Untuk menghentikan kemungkinan terburuk dimana korban dianggap sebagai penjahat.
Sejujurnya, kami semua lelah. Sebelum menjadi korban, kami hanyalah wanita minoritas. Aku terbuka dan kemudian membawa isu ini ke permukaan namun ancaman, permintaan akan bukti dan ketakutan... Bukti apa yang kuperlukan agar semua percaya. Aku kemudian menemukan kekuatanku setelah memikirkan hasil akhir yang buruk.
Sebelumnya aku tidak membicarakan mengenai kesulitanku karena ingin tetap objektif namun dengan keadaan psikologisku saat ini aku tidak bisa melakukannya. Aku bergantung pada obat-obatan agar tidak panik beberapa hari belakangan ini. Aku mencari banyak bukti karena takut pada orang-orang.
Aku merasa kalau tidak ada tempat bagi kami lagi karena media menganggap kami sebagai orang jahat. Kami lelah melihat media yang sepertinya memihak Seo Jisoo, menerbitkan artikel seakan-akan kami yang salah.
Dengan adanya insiden ini, aku kemudian mengakui segalanya pada orang-orang terdekatku. Namun sekali lagi merasa terluka ketika Woollim Entertainment memberikan pernyataan mengenai kaum minoritas dengan mengatakan 'Jangan berpura-pura menjadi korban dan tidak berani maju karena kalian adalah kaun minoritas. Jika kalian benar-benar percaya diri, datanglah ke kantor polisi.'
Kami merasakan teror yang mendalam setiap melihat wajah Seo Jisoo di TV. Bukankah seharusnya media juga berpihak pada korban dan bukan Seo Jisoo saja? Karena kami tidak ingin diwawancara, kami hanyalah sekedar penyebar rumor? Awalnya aku merasa ragu untuk menuliskan ini namun aku tidak tahan melihat pernyataan kami disebut sebagai rumor.
Media telah membunuh kami dua kali karena Woollim yang memberitakan kasus ini sebagai 'mempublikasikan insiden' sehingga tidak peduli benar atau salah kami tetap akan dituntut karena merusak nama baik. Aku bersedia menerima hukuman atas apa yang aku lakukan namun terserah publik untuk melihat bagaimana Woollim mempublikasikan kenyataan di balik kasus ini.
Aku hanyalah orang kecil yang berperang melawan perusahaan besar. Aku tidak bisa lagi melawan ini sendiri saja. Aku bukanlah mesin yang hanya memberikan pernyataan. Aku ingin berterima kasih dan meminta maaf pada semua yang sudah membantu kami, organisasi dan media, mantan karyawan Woollim dan anggota komunitas kami. Aku ingin meminta maaf pada keluarga kami yang pastinya terkejut. Aku merasa ini akan segera berakhir. Sebagai distributor ketiga dalam kasus ini aku akan membawa semua bukti ke kantor polisi."

Source: KpopStarz
via: K-POP dan K-Drama Indonesia